You are My Dreams - End From Lunacy Thank For Everything
You Are My Dreams - End From Lunacy Thank For Everything
November 25, 2019
Dear the one who always made up my dreams and make I smile when remember you,
Pertama-tama, terima kasih untuk segalanya yang sudah dan akan kamu lakukan. Terima kasih untuk selalu jadi pendampingku, untuk selalu jadi seseorang yang menguatkan aku, dan yang menyadarkan aku bahwa masih ada cahaya ketika duniaku terasa gelap, masih ada kehangatan saat aku merasa hidupku penuh dengan rasa dingin. Terima kasih untuk segala doa yang kamu panjatkan di setiap sujud dan diammu. Terima kasih untuk selalu hadir, meskipun kita terpisah untuk sekärang.
Ah ya, dan terima kasih sudah memilihku untuk menjagamu sampai saat ini dan semoga kamu kelak yang akan menjadi takdirku untuk bisa bersamamu dan menjagamu sampai akhir menua bersamamu.
Aku selalu menyempatkan untuk menulis di malam hari, ketika aku benar-benar punya waktu untuk berkonsentrasi dan menyadari betapa banyak hal yang harus aku syukuri, terutama tentangmu. Mungkin catatan ini bisa mengatakan lebih banyak dari apa yang aku bisa katakan kepadamu, entah kapan kamu bisa membaca nya tentang catatan ini dan aku mensyukuri pernah di pertemukan denganmu seseorang yang menerima apapun kekuranganku dan kelebihanku.
Suatu hari, kita pasti bisa hidup bersama, seperti yang sudah selalu kita impikan sejak bertahun-tahun yang lalu. Tapi untuk sekarang, kita masih harus berjalan di rel masing-masing, menyelesaikan apa yang harus kita selesaikan, hingga sebuah persimpangan mempertemukan kita, dan menyatukan kita dalam sebuah rel kehidupan bersama. Dan untuk itu, Sayang, bersabarlah, karena aku yakin usaha kita tidak ada yang sia-sia.
Selalu semangat ya, Sayang, menghadapi segala kerasnya kehidupan disana. Maaf aku gak selalu ada untukmu disana. Tapi kamu pasti tahu bahwa aku selalu selangkah di belakangmu, setidaknya di dalam mimpimu. Dan aku juga akan selalu percaya kalau kamu ada disampingku, seperti yang sudah kamu lakukan selama ini. Bertahanlah sedikit lagi.
Ketika kau sempat membaca catatan ini, Sayang, lihatlah ke belakang, dan renungi apa yang sudah kita lalui, dan apa yang yang sudah kita perjuangkan selama ini. Kelak semua pengorbanan ini pasti ada harganya.
Ketika tiba waktunya kita bersatu nanti, seperti yang sudah digariskan oleh-Nya, alam semesta akan merestui, dan sebuah harmoni akan menggema di surga, semoga kita bisa bersama hingga akhir nya hanya maut yang bisa memisahkan kita.
Love,
Komentar
Posting Komentar