2019 - Time Say Goodbye
2019 (Time Say Goodbye)
Desember 31, 2019
Happiness or Sadness
Ratusan hari telah kita lalui, bulan demi bulan berlalu begitu cepat bahkan tanpa kita sedari kita telah berada di akhir tahun dari bulan terakhir. apa revolusi yang kita lakukan untuk pembelajaran dari kehidupan masa lalu untuk mengubah masa depan yang baik, menjadikan beberapa pengalaman yang berharga atau pengalaman menyakitkan dimasa lalu semua tergantung apa yang telah kita lakukan di bulan-bulan yang kita lewati begitu saja.
Bulan pertama,
Awal rencana yang kita buat, ehem beberapa mimpi dan tujuan telah kita buat disini. Kita ingin apa, kita harus melakukan apa, apa yang terbaik untuk hidup kedepannya. Kemudian beberapa rencana B jika mimpi dan tujuan itu belum terwujud, dan berdo'a yang pastinya kepada yang mempunyai seluruh alam ini yaitu Allah SWT.
Bulan kedua,
Mulai merealisasikan apa-apa mimpi dan tujuan yang telah kita buat
Bulan ketiga,
Masih berusaha membuat mimpi dan berdo'a jangan pernah lupa dan berusaha menggapai apapun yang kita ingin. Dan memohon terus kepada Tuhan.
Bulan keempat,
Kadang kita telah berusaha secara maksimal dan berdo'a telah juga dipanjatkan namun semua nampak belum ada kejelasan yakni kita harus bersabarlah dan bersabar menerima apapun yang telah Tuhan takdirkan untukmu.
Bulan kelima,
Yah bulan ini adalah bulan kelahiranku tapi tidak ada yang spesial hanya ada perasaan rindu yang menumpuk tentang hal-hal yang begitu banyak keinginan tentang dunia. Aku belum bisa benar-benar menghilangkan hasrat tentang dunia ini padahal akhirat yang lebih penting tapi juga aku ingin meraih bahagia di dunia dan di akhirat. Satu pesan pada ulang tahunku jadilah kaya karena dengan kaya aku rasa kita lebih banyak memberikan bantuan kepada orang lain daripada meminta bantuan orang lain.
Bulan keenam,
Perasaan cinta yang besar yang sebesar apapun dia tetap akan berakhir saat waktu telah berakhir apalagi maut yang memisahkan. Setengah hatimu akan di bawa oleh nya saat dia pergi untuk selamanya.
Bulan ketujuh,
Apakah kau pernah merenungi tentang kematian
Setiap hari, setiap hari aku mendapatkan firasat itu, setiap pagi ketika aku membuka mataku. Tidak, bahkan di dalam mimpiku pun dan kenapa? Karena aku merasa malaikat maut terus mengawasi ku, dia akan segera menunaikan tugasnya kapan Tuhan telah menyuruh nya. Dan itu selalu menghantuiku kemana pun melangkah.
Bulan kedelapan,
Begitu berat rasanya kehilangan orang yg disayang, hingga suara kita lirih, "Wahai Allah, ambillah dariku apa-apa yang jadi kehendak-Mu. Sungguh secuil jari pun, aku takkan sanggup menahannya. Bahkan jiwaku, bukanlah milikku sendiri. Maka ambillah." Kemudian pecah tangis.
Wahai Allah, berikanlah kami kesabaran dalam menghadapi huru-hara dunia dan kekacauan yang terjadi di dalamnya. Kau tahu, wahai Allah, tak mudah rasanya menahan beban psikologis di atas kaki kami yang begitu polos dan rapuh.
Bulan kesembilan,
Pergi dan pulang, kalimat apa yang harus aku mulai, mungkin sebaiknya pergi. Pergi kemana pun kakiku ingin melangkah menggapai apapun yang pernah di impikan dengan do'a dan usaha semoga kelak Allah akan memberikan yang terbaik bagi hamba nya ini meskipun sehina apapun diriku. Dan akhirnya hanya kata pulanglah pada akhirnya setelah semua perjalanan ini berakhir.
Bulan kesepuluh,
Yang mana mimpi dan harapan untuk yang masih belum terlaksana pasti akan ada kekecewaan didalam hati lalu kita berucap Oh Tuhanku, mengapa Engkau belum mengabulkannya, apakah karena itu belum pantas atau masih kau tunda hingga nanti saat aku siap menggapainya. Yah mesti dengan perasaan kecewa kita manusia hanya bisa bersabar dengan apa yang telah ditakdirkan oleh Tuhan. Menjalani semua dengan ikhlas karena Tuhan lah yang menjadi dalang untuk hidup kita.
Bulan kesebelas,
Aku terjatuh lagi, aku terpuruk lagi, begitu berat kenyataan luka dan kecewa. Namun aku yakin suatu saat ku temukan arti bahagia, biarlah aku rela semua yang terjadi takkan merubah aku tetap menyayangi Tuhan meski kau uji aku terus dengan ujian demi ujian hingga aku menangis, hingga aku terpuruk meratapi apa yang telah dagang bertubi-tubi ke hadapanku, menguji kesabaranku dan pada akhirnya hanya padaMu lah aku serahkan semua urusan dunia dan akhiratku kepadaMu karena Engkaulah pemilik jiwa dan ragaku Tuhan. Aku akan selalu cinta dan menyayangi Mu.
Bulan kedua belas,
Penyesalan dan kegagalan adalah bagian dari hidup, tapi yang terpenting merupakan apa yang kau lakukan setelah itu. Aku tidak tahu apakah ada kemungkinan untuk merubah masa depan, tapi kau bisa mengubah masa lalu dengan cara merenungi kau bisa merubah cara pandangmu. Berusaha sebaik mungkin dan jangan lupa untuk bersinarlah.....
Oh Allah.....
wahai Tuhanku... aku sebetulnya tak layak masuk surgaMu,
tapi... aku juga tak sanggup menahan amuk nerakaMu,
karena itu mohon terima taubatku ampunkan dosaku,
sesungguhnya Engkaulah maha pengampun dosa-dosa besar
Dosa-dosaku bagaikan bilangan butir pasir
maka berilah ampunkan oh Tuhanku yang Maha Agung dan yang maha pemaaf.
Setiap hari umurku terus berkurang
sedangkan dosaku terus menggunung,
bagaimana aku menanggungkannya
wahai Tuhan, hambamu yang pendosa ini
datang bersimpuh kehadapanMu
mengakui segala dosaku
mengadu dan memohon kepadaMu
kalau engkau ampuni itu karena Engkau
sajalah yang bisa mengampun
tapi kalau tolak, kepada siapa lagi kami mohon
ampun selain kepada Mu?
-------------------—-------------------------------19---20------------
Aku tutup catatan ini untuk akhir tahun 2019 dan bila masih ada umur panjang izinkan kita untuk bertemu ditahun berikutnya. Tahun 2020 dimana banyak tentang mimpi dan harapan yang telah banyak aku buat namun jika tidak kehendak Tuhan itu tidak akan terjadi oleh karena itu semoga Tuhan memberikan kemudahan dan jalan yang terbaik untukku meraih mimpi-mimpi yang telah aku buat, dimuluskan jalanku untuk meraih apa yang aku inginkan semoga jalanku sekarang terbuat dari bulu alpaca semudah dan senikmat itu aku berjalan untuk meraih apa yang aku inginkan. Oh Allah dan Rasulullah SAW kita mencintaimu sampai akhir nanti, semoga surga adalah tempat terakhirku ketika aku benar-benar pergi dari dunia ini.
See you in 2020, goodbye everyone. Thank for read this. Happy Ending to everyone and me. Hope for 2020 all my dream will come to me. Oh Allah I hope many.
Komentar
Posting Komentar