Beauty Darkness - Fallen From the Memories and Goodbye
Beauty Darkness - Fallen From the Memories and Goodbye
April 12, 2019
Sebuah memori berlalu-lalang di kegelapan...
Aku sedang berjalan di bawah langit kelabu, nampak gelap dan bintang tidak ada satu pun. Aku berjalan dengan cepat bagaikan pelari. mengamati keadaan sekitar telah banyak yang terjadi dipersimpangan ini dan itu juga dalam kehidupanku. Telah banyak kenangan yang berharga dalam hidupku baik itu kebahagian, kesedihan dan semuanya menjadi pengalaman yang berarti untuk terus berjalan dikehidupan ini dengan memperbaiki lagi apa yang seharusnya menjadi yang terbaik.
Ingatanku hari demi hari kian memudar kecuali yang satu ini. rasa sakit, rasa sakit ini menggerogotiku. Aku tenggelam dalam rasa sakit dan sepi. Harus menyimpan ingatan ini, harus tidak boleh hilang, harus berjuang. Berjuang untukmu sayang...
Aku sangat kesepian, dahulu kala kita bersama menjalani hari-hari dengan baik denganmu, tertawa bahagia bersama saling bercanda satu sama lain bahkan menjahili dan kau selalu menang atau hanya aku yang ingin kau menang agar bisa melihat tawamu yang indah. Sungguh mengingat itu semua aku hanya bisa tertawa sendiri dan semua begitu jelas mengingat kejadian itu.
Aku harus memberitahumu, akhir dari cerita kita...
kapan aku menulis catatan ini? beberapa tahun yang lalu sebelum aku bisa menemukanmu? mengapa hal ini datang dipikiranku?
pikiranku, aku pernah sangat merindukanmu bahkan dalam mimpiku kau selalu hadir untuk memanggilku, menggodaku. Kau nampak begitu nyata di mimpi-mimpiku kau selalu menampakkan senyummu yang begitu indah. Aku ingin kau ada disini lagi seperti dulu kita pernah bersama.
tidak.
tidak.
Jika aku bisa memilih, jika aku bisa menemukanmu lagi sayang! aku akan memelukmu erat dan tak pernah ingin melepaskankanmu lagi dari sisiku bagaimanapun kau adalah yang terbaik yang menerimaku dengan keadaanku yang seperti sekarang. Kau begitu tulus sampai aku benar-benar tidak ingin kehilanganmu. Namun aku jatuh, jatuh ke dalam rasa sakit dan kegelapan. semuanya tersembunyi dan hilang. Aku menulis kata-kata ini, suaraku hilang, aku harus menemukanmu secepatnya sebelum rasa sakit ini terus menggerogoti seluruh tubuhku.
Aku sendirian. Ditepi nestapa ini adalah karma untukku, hukumanku.
Sendiri, sendiri di malam tanpa akhir hanya ada kegelapan disini yang menemani. Sebentar lagi malaikat maut akan datang dan mengambilku.
Tinggalkan aku! Biarkan aku disini, Aku mohon. Tidak,
Tidak ada yang mendengarkan.
Tidak ada yang mengasihaniku.
Aku bukan apa-apa, rasa sakit, kesedihan, kehampaan mereka bukan apa-apa.
Iblis-iblis berada di kepala dan hatiku, andai saja aku bisa mengusirnya sejauh mungkin dari raga ini dan yang tersisa hanyalah ketenangan, kedamaian, kenyamanan. Aku ingin iblis ini pergi, pergi, pergi dari hidupku.
Aku sendiri tapi ingatanku samar-samar masih bisa mengingatnya, ada seorang gadis. Iya aku ingat namanya, wajahnya, suaranya dan senyumnya tapi ia sudah pergi tidak ada pilihan yang tersisa, tidak ada harapan, tidak ada jalan di depanku. Aku hancur setelah kepergianmu.
Saat aku sudah pergi nanti, aku ingin kekasihku menyanyikan lagu sedih untukku agar aku bisa lagi mendengarkan suaranya.
Kekasihku...
Sayang ku...
seorang gadis dengan rambut berwarna gelap dan bermata coklat. Sekarang sudah hilang kemana lagi aku harus mencari sebelum malaikat itu datang dan membawaku pergi dari tempat ini.
(menghilangkan lamunanku)
Namun Tuhan dengan mudahnya ingin mempertemukan kita, di kegelapan ini kita dapat di pertemukan kembali saat aku benar-benar lelah mencarimu dan pada akhirnya kita bertemu. Memang perjuangan ini tak pernah menjadi sia-sia semua akan memiliki akhir yang bahagia untuk semua orang dan sampai disinilah batas kebahagian itu sebelum aku benar-benar diambil oleh Tuhan. Namun setidaknya nya Tuhan mengabulkan permintaan terakhirku yaitu bisa bertemu denganmu kembali disini, di tempat itu di kegelapan yang indah.
Hanya kata-katalah yang tersisa.
Harapan,
Kehidupan,
Kebahagian.
dari sekian banyak kata hanya itulah yang terlintas dipikiranku
Hanya kata-kata, hanya rasa sakit dan ketakutanlah yang nyata, rasa sakit selamanya semua sudah memudar. Beginilah akhirnya kau ada di sampingku menemani hingga akhir nafas ini dan aku bisa tenang jika aku benar-benar pergi suatu saat nanti.
Selamat tinggal sayang gadisku yang bermata coklat dengan senyuman yang indah tempat penghilang lelahku dan kesedihanku. saatnya kita berpisah di kegelapan ini karena tidak semuanya akan abadi, kita hanya sementara hidup di dunia ini dan semoga kita dipertemukan lagi suatu saat di surga nanti. Semoga Tuhan mengabulkan do'a kita ini. Terima kasih sayang karena pernah hadir dalam hidupku dan memberikan warna-warna dalam kehidupanku disaat di dalam kegelapanku. Mungkin Inilah akhirnya karena perpisahan pasti akan selalu ada. jalanilah harimu dengan senyum itu ya sayang aku tak Ingin kau bersedih atas kepergianku.
Satu pesan terakhirku jika kau merasa kehilangan ku hanya ingat tentang masa-masa kita pernah bersama dulu dan kesedihanmu mungkin bisa mereda dan ingat aku akan selalu melihatmu dari sana meski kau tidak bisa melihatku lagi. Aku akan selalu mendoakan kebahagianmu di setiap hari-harimu dan setiap langkah yang ingin kau capai. goodbye
Komentar
Posting Komentar