Pursuit of Happiness - End of A Long Journey, Paradise

Pursuit of Happiness - End of A Long Journey, Paradise

November 07, 2020

Saat perpisahan terjadi, ada yang menerima kenyataan dengan menghadapi kesedihan yang datang membanjiri. Ada berusaha menghindar dari perpisahan yang menyedihkan untuk melindungi diri sendiri dari rasa sakit perpisahan demi bisa bertahan hidup. Namun, entah kebenaran, penolakan, waktu yang mengalir, tidak ada cara untuk mengatasi kesedihan ini.

Aku terbisa mengukir wajahmu di langit-langit kamar. Menatap wajahmu di bening bak air, di piring kosong, apa yang bisa aku lakukan? Hingga kapan semua ini akan berakhir? Hingga kapan aku bisa melupakanmu? Mencoba berdamai, tapi hanya ketika malam datang saat aku sudah terlalu lelah dari dunia ini, saat itu ada sedikit perasaan lega mengisi sepotong hatiku, perasaan yang sedikit menyenangkan saat aku bisa berdamai dengan dunia ini dan bisa lekas tidur dari mimpi-mimpi burukku.

Yang namanya perpisahan indah di dunia ini mungkin tak ada, walau waktu sudah berlalu tetap menyakitkan. Kau pura-pura sudah melupakan nya tapi dalam hati yang terdalam pasti tetap menyakitkan. Makin lama waktu berlalu, makin mengetahui bahwa perpisahan ini kau kira hanya sebentar, satu hari, satu minggu, satu bulan bahkan satu tahun tidak bertemu itu tak apa. Kau masih menunggu tapi ternyata kau akhirnya tahu bagaimana bentuknya perpisahan ini? bagaimana sedih nya perpisahan  ini? Terasa lebih menyakitkan karena kita tidak akan pernah bertemu dengan nya lagi.

Waktu yang tak bisa kulihat terus mengalir tanpa henti. Aku berharap ada lampu peringatan sebelum nasib buruk tiba-tiba datang. Rasa sakitnya tidak terhindarkan tapi setidaknya aku siap. Walau lampu peringatan itu ada, aku mungkin tetap tak akan kuat menghadapi semuanya yang datang bertubi-tubi menghantamku. Karena aku yang sendiri tanpamu tak akan kuat menghadapi luas nya dunia ini yang tak pernah bisa terjangkau olehku.

Mungkin hal  terindah yang bisa kita rasakan saat masih hidup adalah mengungkap perasaan kita kepada orang-orang yang kita sayangi juga mengungkapkan rasa terimakasih kepada mereka karena telah hadir di hidup ini. Betapa menyenangkan nya itu jika kita masih sempat untuk melakukannya tapi bagaimana jika kita tidak mempunyai hari esok lagi untuk mengatakan nya di waktu sekaratmu.

Jika orang tahu kapan kematian akan datang setidaknya kita bisa mengucapkan selamat tinggal, betapa menyenangkan dan menyedihkan hal itu. Menyenangkan bagi kita jika kita telah benar-benar siap untuk menuju ke dunia selanjutnya yang mana tidak ada lagi yang namanya kesakitan setelah kita berada disana asalkan kita selalu taat kepada Tuhan dan menjalankan segala perintahnya namun hal itu juga menjadi menyedihkan bagi orang-orang yang di tinggalkan karena mungkin mereka akan merasa benar-benar kehilangan.

Tapi itu tidak mungkin karena tentang kematian adalah rahasia Tuhan. Itulah mengapa kita harus selalu menyusukuri setiap kehidupan yang masih diberikan Tuhan untuk kita, kita masih bisa bernafas dan membuka mata kita saat pagi datang. Kita masih bisa melihat sinar matahari yang begitu indah.

Kita akan menyadarinya semua itu setelah kita meninggal. Tidak ada yang terlahir mengetahui, kapan hari terakhir mereka hidup. Selama kita hidup pasti kita menemui banyak kematian, bahkan keluarga kita sendiri, orang-orang yang kita sayangi. Tapi jika itu terjadi pada kita jangan menganggap itu sebagai sebuah drama yang sedih. Dunia yang tidak dapat kita prediksi ini tidak ada hal yang mustahil.

Kalau aku bersama orang asing, mereka semua bisa tertawa dengan mudahnya, tapi aku merasa tidak berhak untuk tertawa. Oleh karena itu aku mencari orang-orang yang senasib denganku. Dan itu malah membuatku berpikir untuk apa aku berada di antara orang-orang ini. Dengan datang kesini tidak membuatku merasa lebih baik, malah aku semakin mengingat betapa saktinya hal ini ketika orang-orang membicarakan hal yang sama ketika seseorang yang mereka cintai pergi juga dari dunia ini.

Saling menopang dan berusaha mencari jawaban, hanya dengan cara itulah untuk terus bisa bertahan hidup. Jika kau melihat dari sudut pandang yang lain dalam satu hari banyak sekali orang yang meninggal dan aku berkata kenapa bukan aku yang meninggal kenapa di antara yang banyak itu aku masih bisa hidup dan bernafas di dunia ini padahal aku menginginkannya.

Kenapa orang yang mencintai dunia itu malah yang meninggal sedangkan aku tidak mencintai dunia ini sama sekali, dunia ini bagiku adalah ujian yang berat untuk di jalani, lalu mengapa aku bisa bertahan, ini semua karena aku masih mencintai Allah dan masih kuat untuk bersabar menjalani semua cobaan ini. Aku memang belum mengerti kenapa hidup ini penuh dengan cobaan dan ujian. Tapi beginilah hidup karena sebelum sesuatu yang indah akan datang yaitu surga kita harus di uji sampai batas sabar yang tak terhingga banyak nya di dunia ini.

Kalau kau mati, aku ingin ikut mati bersamamu. Karena aku tidak bisa pulang sendiri, karena aku akan merindukan senyummu yang tak pernah bisa aku lupakan. Karena aku kesepian, aku terus menyalahkan diriku sendiri setelah kepergianmu, aku tak tahu lagi bagaimana keadaanku sekarang. Yang jelas aku menangis dan hatiku hancur.

Seperti terowongan, segelap apapun pasti ada ujungnya dari pintu keluar. Di dunia ini dengan penuh dengan ujian pasti akan ada sesuatu yang membahagiakan, kau hanya perlu terlihat kuat dan sabar karena pada akhirnya Tuhan akan memberikan semua yang telah kau Do'akan selama apapun kau telah berdoa. Bahkan sejak kecil doamu yang belum terlaksana, jika Tuhan menghendaki pasti akan di segerakan. Semoga hari indah itu akan tiba, baik saat aku masih bisa bernafas atau setelah kematian itu datang dan aku bisa berada disana bersamamu di akhir dari batas waktu yang orang-orang sebut dengan surga yang kekal dan abadi yang mana tidak akan ada lagi cobaan dan ujian disana.

Komentar

Postingan Populer