Pursuit of Happiness - The End of Agony
Pursuit of Happiness - The End of Agony
Januari 09, 2021
Apakah kalian bisa melewati hari dengan baik, tidak terasa kalau sudah musim dingin akan segera berakhir. Aku dengar bahkan bunga plum sudah bermekaran di selatan. Bunga plum yang berarti kesabaran dan ketekunan.
Walaupun hari kalian seperti musim dingin. Terasa dingin dan berat untuk kau lalui tapi jangan pernah berputus asa dalam hidupmu. Tetaplah sabar dan kuat dalam menjalani kehidupan ini.
Aku merasa kita mirip, seseorang yang telah melupakan apa yang dia sukai dan berakhir dengan melakukan sesuatu yang tidak di sukai demi bisa terus bertahan hidup di dunia yang menyakitkan ini, mungkin kita dapat menemukan kebahagian suatu saat nanti, aku berharap akan ada harus indah di masa depan untuk semua yang merasa putus asa saat ini. Kata Cindy berbicara denganku
Bahagia, entahlah. Aku merasa seperti itu hanya sekejap saja terjadi, sesuatu yang cepat membuat momen lain yang lebih lama lebih tak tertahankan tapi ada sesuatu yang lain, yang lebih penting bagiku daripada kebahagian yaitu tentang melupakan sesuatu kenangan yang buruk yang tidak seharusnya tetap aku ingat sampai sekarang yang semakin menikam kehidupanku dan menghantuiku masih setiap saat. Sahutku
Aku khawatir Lev? Kau tidak akan bisa pulang karena sesuatu kenangan yang buruk di kotamu. Karena perasaanmu yang terlalu dalam kau menganggap kotamu terlalu menyakitkan untuk di kunjungi. Karena meski kau tidak bisa menahan perasaan, perasaanmu selalu fokus kepada kenangan yang menyakitkan itu. Lakukanlah menurut kata hatimu. Setidaknya orangtua mu masih ada disana untuk tempat kau pulang, hanya ingat itu jika kau merasa enggan untuk pulang.
Oke baiklah aku akan memikirkannya, sahutku
Baguslah jika kau masih bisa memikirkannya, aku turut senang mendengar itu. Cindy berkata sambil tersenyum
Tapi Kurasa setelah aku pikir aku merasa memang harus menemuinya lagi. Sekali saja dengan mataku sendiri dan menanyakan kabarnya apakah dia baik-baik saja. Aku harus mencoba menemui ke makam nya sekali lagi apakah itu masih terasa menyakitkan bagiku.
Kurasa aku harus memantapkan hati lagi karena aku harus kuat menahan semua luka di masa lalu untuk terus berjalan di kehidupan masa mendatang sampai maut yang kembali mempersatukan kita.
Siapa yang menyangka dia akan meninggal mendadak, kalau Vania masih hidup aku pasti akan memeluknya erat dan tak akan aku lepaskan lagi. Hatiku hancur karena aku tidak bisa melakukannya lagi, aku harap kau bisa beristirahat dengan damai di atas sana atau dimanapun kamu berada. Saat kita bertemu lagi di surga aku harap kita masih bisa menjadi kekasih yang abadi.
Demi kamu sayang, aku rasa aku harus pergi sekali lagi untuk menemuimu, karena semenyedihkan kenangan kita kau pernah juga membahagiakan hidupku yang kesepian beberapa tahun terakhir ini. Seperti kelopak bunga yang berguguran tapi itu tetap indah dan aromanya masih tertinggal. Begitu juga kamu Vania meskipun kamu telah meninggal kenangan itu tetap membahagiakan diriku dan merasuk kedalam diriku.
Tapi setelah kau tiada. Dunia terus berjalan hari demi hari dan banyak hal terus berubah. Waktu yang kita lalui bersama benar-benar mengubahku. Nasib buruk takkan membiarkannya menyala agar kita tahu kapan ia tiba tapi setelah melewati masa itu, aku tersadar sudah mulai melupakanmu padahal aku merayakan ulang tahunmu karena ingin terus mengingatmu dan karena merasa bersalah oleh nasib buruk yang tiba-tiba datang menghampirimu, itu bukan salahmu.
Beberapa orang mengira dunia ini seindah apa yang mereka rasakan tapi bagiku itu adalah seperti neraka. Aku merasa menderita untuk terus hidup dan bahkan aku sekarang terus bermimpi buruk yang tak pernah usai. Saat aku memejamkan mata kenangan itu kembali datang menikamku dan mengganggu tidurku.
Layaknya orang bodoh yang menyalahkan diri sendiri. Aku merasa sengsara dan menderita, tanpamu aku hanyalah orang yang kesepian. Aku sangat ingin melihatmu lagi. Saat kau benar-benar telah pergi, perasaan cinta itu perlahan-lahan pernah melonjak lalu akhirnya memudar. Apa yang harus aku lakukan, sehari atau dua hari dalam seminggu dua waktu liburan waktu berlalu begitu singkat dan kemudian perasaan rindu itu kembali datang.
Ketika aku merindukanmu, aku hanya menatap langit membayangkan wajahmu disana. Aku berharap aku tak Ingin mencintaimu lagi tapi seberapa inginnya diriku untuk melakukan ini aku sungguh belum bisa. Keinginan yang sia-sia, namun aku terus berharap.
Dalam angin dingin di awal kepulanganku ke Indonesia ini masih banyak tumpukan salju menutupi jalanan kota Dresden padahal bunga-bunga sudah mulai bermekaran, salju yang masih menumpuk menambah semakin susah untuk kaki melangkah karena dipenuhi dengan salju tebal.
Air mata juga mulai turun dari mataku saat melihat bayangmu yang ada di atas langit. Tidak terasa lima tahun berlalu dengan singkat nya setelah kepergianmu. Di tahun yang keenam ini aku berharap ada sesuatu yang indah yang akan menghampiri hidupku seperti lima tahun yang lalu yang tak pernah bisa aku lupakan sampai sekarang ini.
Aku tidak bisa tidur sampai pagi sekarang ini, bahkan penyesalan terbesar ku adalah tidak mengetahui kau sakit disana, mengapa kau tidak mengatakan apa-apa sayang, aku masih bisa mengerti kenapa kau tidak ingin mengatakan itu tapi setidaknya kau boleh mengeluh jika kau sakit karena aku adalah kekasihmu.
Semua cerita ini, Aku ingin memulai nya dari awal lagi tapi kenangan lamaku terus membayangiku. Aku tidak pernah bisa memulai semua cerita tanpa ada harus melibatkan kenangan lamaku. Maafkan aku untuk orang-orang yang pernah singgah dalam hidupku namun aku abaikan. Sungguh aku tak pernah ingin menyakiti kalian tapi bagaimanapun aku masih belum bisa membuka hatiku seutuhnya.
Aku tak pernah menyadarinya sebelum aku kehilanganmu, dunia yang aku tempati ini begitu menyakitkan. Seseorang yang baik malah berumur pendek, sedangkan yang jahat malah berumur panjang. Semua ini memang tak pernah terduga dalam kehidupan ini.
Kau masih hidup, saat aku tertidur sesaat karena kelelahan dan aku melihatmu. Aku terjaga karena merindukanmu, aku mau menutup mataku lagi agar bisa melihatmu lagi tapi kau hanyalah mimpi. Aku masih bisa merasakan kamu yang menderita seorang diri tanpa aku di sampingmu yang menemanimu, itu membuat hatiku sakit. Saat melihat mata sedihnya semakin membuatku patah hati.
Pada akhirnya aku telah menempuh perjalanan jauh dan sampai disini di kota dan kenangan kita. Aku telah tiba di bandara ini untuk sekian waktu banyak hal-hal baru di tempat ini dan itu membuatku terasa asing berada di kota ini. Banyak hal-hal yang baru yang belum pernah aku lihat disini
Tempat yang aku tuju sebelum pulang ke kota kita adalah tempat pemakaman kamu sayang tapi sebenarnya aku tidak suka pergi ke pemakaman, hal itu membuat aku mengenang sesuatu yang tidak ingin aku ingat kembali. Sesuatu yang ingin aku kubur di dalam pikiran yang terdalam. Kini kau terkubur di tanah yang dingin, dimana tidak ada sinar matahari, hanya gelap yang ada disana dan menakutkan.
Samar kulihat bayangan mu, aku telah kembali ke kota kita pertama kali bertemu . Aku berharap dapat menghadapi semua kenangan kita dengan senyuman, tak akan ku sesali apa yang telah terjadi pada kita, karena dirimu adalah kenangan yang berharga untukku.
Di depan makam.........
Aku merindukanmu, masih tetap merindukanmu. Meski kita telah jauh berada di antara dua dunia aku masih belum bisa melupakanmu sayang Vania. Aku merindukan perhatianmu yang selalu ada untuk ku yang selalu menenangkan hatiku saat dunia terlihat begitu menyeramkan kau dengan setia berada di sisiku untuk menguatkanku dan mengatakan bahwa kita hanya hidup untuk sementara di dunia ini, meski
Kau merasakan bagai neraka dalam hidupmu jika kau sabar dalam menjalani hidupmu kau akan bisa melihat surga di kehidupanmu berikutnya jika kau mematuhi Tuhan.
Bahagiku kapan aku teringat masa laluku bersama denganmu, apa Kabar mu disana? Masih ingatkah kau disana denganku?
Aku akan selalu ada untukmu sayang, walau kau telah tiada.
Aku akan selalu ada disini mendoakan agar kau tenang dan bahagia disana.
Tak akan aku selali dua tahun kebersaaman kita. Dua tahun yang begitu singkat namun sangat berharga bagiku dan dua tahun itu merupakan tahun-tahun bahagiaku selama hidupku.
Meskipun aku harus menahan rasa sakit ini semua demi agar aku selalu bisa mengingatmu. selalu aku akan menahan semua perasaanku. Aku akan menunggu kapan malaikat itu juga datang padaku untuk menjemputku.
Aku kembali menutup mata, membayangkan kembali ingin melihat wajahmu tersenyum.
Semakin aku berusaha untuk mengingatmu namun aku tak bisa menyembunyikan kesedihanku, air mata itu kembali menetes saat aku berusaha mengingatmu. Pahit kesedihanan yang aku rasakan masih belum reda seutuhnya.
Tuhan,
Jika waktuku untuk pergi dari dunia akan datang, aku berharap sebelum kematian itu datang aku masih sempat menemukan kembali arti dari kebahagianku yang telah lama hilang dari hidupku. Waktu begitu cepat berlalu tanpa aku sedari aku telah menginjak dewasa. Mimpi-mimpi yang aku inginkan satu persatu hilang yang aku pikirkan sekarang adalah bagaimana aku menjalani hidup dengan ikhlas dan tenang kemudian menunggu waktunya untuk aku di jemput olehmu Tuhan. Kemudian aku bisa berhenti memikirkan kehidupan dunia yang menyakitkan ini dan bahagia di surga sana. Tapi entahlah apa aku bisa masuk disana tapi selama aku memeluk agamamu ya Allah aku pasti bisa masuk disana. Itu merupakan adalah bahagia seutuhnya sampai akhir.
#Final chapter from Pursuit of Happiness
Komentar
Posting Komentar