Listen before I go - Unwanted
Remember all the things we wanted
Now all our memories, they're haunted
We were always meant to say goodbye
Even with our fists held high
It never would've worked out right, yeah
We were never meant for do or die.
been searching for you, I heard a cry within my soul. I never had a yearning quite like this before, now that you are walking right through my door.
All of my life where have you been,
I wonder if I'll ever see you again and if that day comes. I know we could win.
Speak softly, love so no one hears us but the sky. The vows of love we make will live until we die, my life is yours and all because
You came into my world with love so softly love....
Too soft...and the softness almost kills both of us...
JIKA BESOK AKU AKAN MATI, DUNIA AKAN SEPERTI APA?
Dunia akan berjalan baik-baik saja tanpa ada aku, karena kehilangan sosok pendosa sepertiku bukanlah hal yang penting. Beberapa orang mungkin akan menangis tapi dengan berjalan seiringnya waktu mereka akan hidup seperti biasa dan perlahan-lahan sudah bisa melupakanku dan keberadaanku di dunia akan hilang seutuhnya.
Tapi ada satu hal yang penting karena ketika aku mati aku akan segera bisa bertemu dengan seseorang yang aku sayangi dulu, ya Vania Larasati. Waktu 8 tahun tak cukup buatku untuk bisa melupakanmu. Sejak kau pergi dunia tak pernah sama lagi dan ini menyiksaku secara perlahan dan membuatku lelah untuk terus melanjutkan hidup meski dalam surat-surat darimu yang menyuruhku untuk melanjutkan hidup! Aku hidup tapi hanya dengan setengah hatiku di dunia dan setengahnya lagi dibawa olehmu.
Seharusnya aku tahu pada akhirnya aku akan di tinggalkan, itu tampak jelas saat aku melihatmu dirumah sakit. Darah yang keluar dari hidungmu, begitu banyak darah dan aku sangat takut kehilanganmu. Kita adalah pasangan, tapi aku melihatmu disana tergelatak disana diam membeku tertimbun oleh tanah, rasanya itu begitu hampa. Saat aku sadar aku harus melanjutkan hari-hariku dengan sendirian.
Terlalu banyak yang di tanggung, kau pernah menjadi kebahagianku tapi kehidupan itu jauh dari kata adil. Karena kau tak akan pernah ada lagi disisiku menemaniku. Apakah kau kehidupan atau kematianku? Apakah kau Surga atau siksaan bagiku?
Terkadang kenyataan terlalu sulit diterima oleh orang-orang. Begitu juga kisah ini sama halnya dengan kisah lainnya. Saat hari-hari tenang singgah, berdamai dalam duka dan cinta.
Aku tak ingin melihat dunia jika kamu tak bisa melihatnya juga. Aku merasa duniaku ini tak pernah ada lagi bahkan aku merasa telah mati. Bagaimana aku bisa melanjutkan hidup, aku menenggelamkan diriku di dalam kolam agar tidak melihat kenangan saat kau tertimbun di dalam tanah, karena itu mungkin bisa menghapus luka perih di dadaku yang tidak berdarah ini.
One day we will together forever in Paradise.
#Lêvℛýlėƴ
Komentar
Posting Komentar