Stóckhòlm - The Destiny
You're not alone, Open your eyes
That's the way, You'll be fine
All of us here now.
You're something special
Please just relax and move forward
Cause you are here now.
The world so beautiful? This place is full of light
You had countless night of tears
But you walked all the way here...
Dear Vania, aku baik-baik saja sekarang dan kau pasti masih mengawasiku disuatu tempat disana. Disaat rasah gundah, aku mulai paham apa yang coba kau katakan dulu tentang " mencoba mengenal Allah" dan aku mulai belajar dari banyak buku, ratusan buku sudah aku baca dan aku sudah mempunyai seorang guru agama yang bisa mengajariku dan membimbingku untuk mengenal Allah SWT.
Aku mulai belajar tentang berbagai macam hal-hal yang membuat aku semakin menyukai tentang agama islam dan aku merasa dulu sangat jauh dengan Tuhan. Saat shalat aku tidak pernah mengingatnya malah hanya mengingat tentang dunia, betapa bodohnya aku. Telah sampai dipelajaran favoritku yaitu tentang mengingat kematian. Hal itu justru membahagiaknku. Dengan mengingat kematian aku rasa aku masih bisa bertemu denganmu aku justru bisa mengurangi sedikit demi sedikit nafsuku tentang dunia.
Aku sadar waktuku di dunia tidak akan lama lagi. Saat aku menyadari hal itu aku mengurangi nafsu makanku, aku mengurangi ke tempat ramai yang membuatku melupakan kematianku. Dan begitu banyak hal yang membuatku semakin ingin melupakan dunia. Karena semakin aku menikmati kehidupan ini, aku akan semakin susah untuk meninggalkan kehidupan ini.
Pada akhirnya aku sudah berusaha untuk jatuh cinta kembali tapi semua tentangmu masih terlalu indah untukku. Bagaimana mungkin perasaan mengenai hati bisa dipaksakan.
Ada hal lain yang merisaukanku, Vania. Wanita yang ingin bersamaku menyuruhku untuk mencintainya sepenuhnya tapi aku takut jika suatu hari aku akan melupakanmu. Dia mempunyai mata biru yg indah dan dimatanya ada sebuah sinar harapan betapa tulus dia mencintaiku dan dia ingin menungguku untuk mencintainya sepenuhnya.
Mungkin jika aku mengenalnya sebelum aku mengenalmu aku bisa mencintainya sepenuhnya bahkan lebih tapi sekarang semuanya sudah terlambat, aku masih milikmu Vania dan aku tak ingin menyakitinya dan aku tidak bisa mengubahnya. Oh, Vania, aku sangat takut, aku tidak pernah punya maksud membuat semua ini terjadi, hidupku hanya berkisar antara waktu magrib ke Isya dan begitu seterusnya, kematian semakin dengan hidupku.
Vania, ini bulan oktober lagi. Selamat ulang tahun ya! Aku berharap kau bahagia disana.
Happy birthday Vania, tunggu aku! Aku akan segera menyusulmu karena kematian akan semakin mendekatiku seperti antara waktu Zuhur dan Ashar. Selamat tinggal. Pertemuan kita akan datang sebentar lagi.
Komentar
Posting Komentar